Read more: http://pkt-studio.blogspot.com/2012/03/untuk-mencari-tutorial-cara-membuat.html#ixzz1yd6Hmdnt
Read more: http://pkt-studio.blogspot.com/2012/03/untuk-mencari-tutorial-cara-membuat.html#ixzz1yd6T3ElW

Kamis, 31 Mei 2012

Ia pura-pura mati, melumuri dirinya dengan darah saudaranya, saat pasukan loyalis Assad membunuh semua keluarganya

Ia hanya anak Muslim berusia 11 tahun, dengan izin Allah, selamat dari pembataian. Ia menggambarkan bagaimana ia melumuri dirinya sendiri dengan darah saudaranya yang dibunuh dan berpura-pura mati karena milisi loyalis Bashar Assad masuk ke rumahnya dan membunuh enam angota keluarganya pada saat pembantaian di Al-Haulah sedang berlangsung pada hari Jum’at (25/5/2012) di provinsi Homs, Suriah.

Bercerita kepada The Guardian, anak laki-laki yang baru beranjak remaja itu mengatakan bahwa pasukan rezim Assad tiba di distrik tempatnya tinggal sekitar pukul 3:00 waktu setempat pada hari Sabtu (26/5), beberapa jam setelah pemboman dan pembantaian dilakukan di Al-Haulah.

"Mereka datang dengan kendaraan lapis baja dan ada beberapa tank," kata anak itu. "Mereka menembak lima peluru melalui pintu rumah kami. Mereka mengatakan, mereka ingin Arif (pamannya) dan Syawqi (kakaknya), ayahku dan ibuku. Kemudian mereka menanyakan tentang pamanku, Abu Haidar. Mereka juga mengetahui namanya."

Dengan menggigil ketakutan, anak itu berdiri dibalik pintu masuk keluarganya, pada saat itu, pasukan Assad menembaki semua anggota keluarganya di depan matanya.

"Ibuku berteriak pada mereka," ujar anak itu.

"Dia bertanya: 'Apa yang kalian inginkan dari suami dan anakku?', seorang pria botak berjanggut menembaknya dengan sebuah senjata mesin dari leher. Kemudian mereka membunuh adik perempuanku, Rasha, dengan senjata yang sama. Dia berusia lima tahun. Kemudian mereka menembak kakakku Nadir di kepala dan di punggungnya. Aku melihat nyawanya meninggalkan jasadnya di depanku," ungkapnya sedih.

Ketika semua anggota keluarganya telah dibunuh, tentara loyalis Assad itu mengarahkan moncong senjatanya ke arahnya. Ketika itu, ia berinisiatif untuk berpura-pura mati dan mengambil darah saudaranya yang berceceran kemudian melumurinya ke tubuhnya dan berpura-pura mati.

"Mereka menembakku, tetapi pelurunya melewatiku dan aku tidak tertembak. Aku sangat gemetar, aku pikir mereka akan memperhatikanku. Aku mengolesi darah ke wajahku untuk membuat mereka berpikir bahwa aku telah mati," katanya.

Ternyata trik anak itu berhasil, dengan izin Allah, mereka yakin telah menyelesaikan misi pembunuhan mereka, kemudian mereka berpindah ke rumah di daerah lain untuk memburu Muslim lainnya.

"Rupanya mereka yakin pekerjaan mereka telah selesai, pria-pria bersenjata itu pindah ke daerah lain, ke rumah dimana mereka akan melanjutkan menjarah harta milik keluarga (di rumah itu yang dijarah)," katanya. "Mereka mencuri tiga televisi, sebuah Vacuum-cleaner dan sebuah komputer," tambahnya. "Dan kemudian mereka bersiap-siap pergi."

Dalam wawancara lain, ia bercerita bahwa kedua pamannya dan saudara laki-lakinya ditangkap dan dibunuh. "Mereka menangkap dan membawa mereka," katanya. Saat ditanya bagiamana ia tahu bahwa mereka telah terbunuh, ia menjawab, "hari berikutnya aku melihat mereka tewas di saluran TV pemerintah Suriah."  "Pamanku bercerita bahwa sekelompok pria bersenjata membunuh anaknya."

The Guardian menghubungi anak laki-laki ini melalui seorang tokoh di kota yang merupakan seorang anggota Dewan Revolusi Suriah yang sekarang sedang merawatnya. The Guardian tidak diizinkan untuk memaparkan profil anak ini dan tidak menyebutkan namanya untuk tujuan keamanan.

Anak itu mengatakan bahwa dia menanti hingga para anggota lapis baja itu bergerak menjauh dari jalan rumahnya, kemudian ia berlari ke rumah pamannya yang letaknya tak jauh dari kediamannya, untuk bersembunyi. Ia mengatakan, milisi yang sama mengetuk pintu rumah pamannya beberapa menit kemudian, meminta pamannya apakah dia tahu siapa yang tinggal di dalam rumahnya, para anggota lapis baja itu hanya berteriak-teriak mengamuk.

"Ketika mereka pergi, mereka mengatakan bahwa mereka ingin membakar rumah, aku panik dan kemudian  pergi ke rumah pamanku tanpa alas kaki."

"Mereka tidak tahu dia (paman) adalah keluargaku dan ketika mereka berbicara kepadanya, mereka menjelaskan ke-enam orang yang mati di rumahku. Termasuk aku. Mereka pikir aku telah mati."

Selama 15 menit percakapan, anak itu tetap diam hingga ia diminta untuk bercerita bagaimana dia tahu para pria bersenjata itu adalah milisi pro-rezim Assad, yang dikenal sebagai milisi Syi'ah Shabihah. Pasukan yang sering dituduh banyak melakukan pembantaian di Al-Hulah, dengan memasuki rumah-rumah warga Muslim dan membantai anggota keluarga di dalamnya. Pada pembantaian di Al-Hulah terakhir, lebih dari 50 dari lebih dari 100 korban adalah anak-anak, bahkan dari usia batita dan balita.

Anak itu menjawab bahwa mengapa ia yakin pasukan bersenjata itu adalah milisi pro-Assad, "Mereka keluar dari tank dan mereka memiliki senjata dan pisau," dia mengulangi kata-kata itu. "11 dari mereka berpakaian militer, dan beberapa dari mereka berpakaian biasa, rambut dicukur dan berjanggut (milisi Syi'ah Shabihah)."

"Mengapa kalian bertanya padaku siapa mereka? Aku tahu siapa mereka. Kami semua tahu! Mereka adalah para tentara rezim dan orang-orang yang berperang dengan mereka. Itu adalah benar," tegasnya.

Mengingat Barat (awalnya) dan rezim Assad membantah bahwa pasukan militer Assad dan milisi pro-Assad yang melakukan pembantaian selama ini, dan menyalahkan terhadap kelompok 'pemberontak' atau 'teroris'. Kesaksian anak ini adalah salah satu dari banyak kesaksian bahwa yang melakukan pembantaian adalah pasukan Assad dan milisi-milisi Syi'ah pro-Assad.

Pesannya kepada masyarakat dunia

"Aku meminta kepada masyarakat internasional untuk menghentikan pembunuhan di Suriah dan di Al-Haulah,

Siapa saja yang mendengarku, harus tahu bahwa kami dibunuhi, kami dibunuh di rumah-rumah kami,

Masyarakat internasional duduk diam, hanya bicara dan tidak melakukan apapun,

Orang-orang harus berperang untuk kami, lakukan apa yang mereka katakan, dan lindungi kami,

Aku meninggalkan rumah dalam keadaan bergetar (ketakutan),

Aku melangkahi jasad adikku. Aku lihat kakak dan ibuku tewas di tempat tidur,

Aku melihat mereka semua..."

Rabu, 30 Mei 2012

Jasadnya seorang ulama besar Sayyid Muhammad Alwi Al-maliki

JASAD PROF. DR. AS-SAYYID MUHAMMAD AL-MALIKI TOKOH PENGANJUR SYIRIK DAN BID’AH MENURUT WAHHABI HANCUR TAPI MASIH UTUH 

 ~Setahun pasca wafatnya Habib Muhammad bin 'Alwi Al-Maliki Al-Hasani Mekkah, orang-orang Wahabi yang berniat mau menghinakan Habib Muhammad, karena kebiasaan di Mekkah jika jenazah sudah hancur maka akan dipindah ke tempat lain agar areal lama dimasukkan jenazah yang baru; kemudian orang Wahabi melakukan penggalian makam beliau, awalnya mereka berharap agar apa yang mereka temukan pasca 1 tahun adalah jenazah yang sudah hancur, tapi apa dikata ? 

Ternyata tidak sesuai dengan perkiraan sebelumnya, JENAZAH Tokoh Bid’ah menurut wahhabi Habib Muhammad masih UTUH Tidak hancur. 

~2 tahun kemudian, mereka menggali kembali makam Habib Muhammad, apa dikata? JENAZAH Tokoh Bid’ah menurut wahhabi pun masih utuh, Tidak hancur, bahkan RAMBUT dan KUKU beliau terlihat tumbuh panjang. 

~5 tahun kemudian, dilakukan hal yang sama, dan ternyata JENAZAH Tokoh Bid’ah menurut wahhabi juga Tidak hancur MASIH UTUH, bahkan TERCIUM AROMA WANGI YANG WANGINYA MELEBIHI WANGINYA KAYU GAHRU 

Subhanallah… Kejadian ini sudah mentaubatkan orang-orang Salafi Wahhabi. 


Beliau pulang ke rahmatullah pada 15 Ramadhan 1425H bersamaan 29 Oktober 2004, waktu subuh, hari Jumaat. 

 Karya-karya Beliau: 

 Aqidah 

 * Mafahim Yajib ‘an Tusahhah (read online) 

 * Manhaj al-Salaf fi Fahm al-Nusus 

 * Al-Tahzir min al-Takfir * Huwa Allah 

* Qul Hazihi Sabeeli 

* Sharh ‘Aqidat al-‘Awam Tafsir 

 * Zubdat al-Itqan fi ‘Ulum al-Qur’an

 * Wa Huwa bi al-Ufuq al-‘A’la 

* Al-Qawa‘id al-Asasiyyah fi ‘Ulum al- Quran 

 * Hawl Khasa’is al-Quran Hadits 

* Al-Manhal al-Latif fi Usul al-Hadith al- Sharif 

* Al-Qawa‘id al-Asasiyyah fi ‘Ilm Mustalah al-Hadith 

 * Fadl al-Muwatta wa Inayat al-Ummah al-Islamiyyah bihi 

 * Anwar al-Masalik fi al-Muqaranah bayn Riwayat al-Muwatta lil-Imam Malik Sirah 

* Muhammad(Sall Allahu ‘Alayhi Wa Sallam) al-Insan al-Kamil 

* Tarikh al-Hawadith wa al-Ahwal al- Nabawiyyah

 * ‘Urf al-T ‘arif bi al-Mawlid al-Sharif 

 * Al-Anwar al-Bahiyyah fi Isra wa M’iraj Khayr al-Bariyyah 

* Al-Zakha’ir al-Muhammadiyya h 

* Zikriyat wa Munasabat 

* Al-Bushra fi Manaqib al-Sayyidah Khadijah al-Kubra Ushul 

* Al-Qawa‘id al-Asasiyyah fi Usul al-Fiqh 

* Sharh Manzumat al-Waraqat fi Usul al- Fiqh 

 * Mafhum al-Tatawwur wa al-Tajdid fi al- Shari‘ah al-Islamiyyah Fiqh 

 * Al-Risalah al-Islamiyyah Kamaluha wa Khuluduha wa ‘Alamiyyatuha * Labbayk Allahumma Labbayk 

 * Al-Ziyarah al-Nabawiyyah bayn al- Shar‘iyyah wa al-Bid‘iyyah 

 * Shifa’ al-Fu’ad bi Ziyarat Khayr al-‘Ibad 

* Hawl al-Ihtifal bi Zikra al-Mawlid al- Nabawi al-Sharif 

 * Al-Madh al-Nabawi bayn al-Ghuluww wa al-Ijhaf Tasawwuf 

* Shawariq al-Anwar min Ad‘iyat al- Sadah al-Akhyar 

* Abwab al-Faraj 

* Al-Mukhtar min Kalam al-Akhyar 

 * Al-Husun al-Mani‘ah * Mukhtasar Shawariq al-Anwar Lain-lain 

* Fi Rihab al-Bayt al-Haram (Sejarah Kota Mekah) 

* Al-Mustashriqun Bayn al-Insaf wa al-‘Asabiyyah (Study of Orientalism) 

 * Nazrat al-Islam ila al-Riyadah (Sports in Islam) 

 * Al-Qudwah al-Hasanah fi Manhaj al- Da‘wah ila Allah (Methods of Dawah) 

* Ma La ‘Aynun Ra’at (Description of Paradise) 

* Nizam al-Usrah fi al-Islam (Islam and Family) 

 * Al-Muslimun Bayn al-Waqi‘ wa al- Tajribah (Contemporary Muslim world) 

 * Kashf al-Ghumma (Virtues of helping fellow Muslims) 

 * Al-Dawah al-Islahiyyah (Call for Reform) 

 * Fi Sabil al-Huda wa al-Rashad (Collection of speeches) 

 * Sharaf al-Ummah al-Islamiyyah (Superiority of the Muslim Ummah) 

* Usul al-Tarbiyah al-Nabawiyyah (Prophetic methods of education)

 * Nur al-Nibras fi Asanid al-Jadd al-Sayyid Abbas (Set of Grandfather’s Ijazahs) 

* Al-‘Uqud al-Lu’luiyyah fi al-Asanid al- Alawiyyah (Set of father’s Ijazahs) 

 * Al-Tali‘ al-Sa‘id al-Muntakhab min al- Musalsalat wa al-Asanid (Set of Ijazahs) 

* Al-‘Iqd al-Farid al-Mukhtasar min al- Athbah wa al-Asanid (Set of Ijazahs)  

Semoga bermanfaat bagi kita semua..Amin Ya Allah Ya Robbal alamin (Sumber  http://warkoplalar.blogspot.com )
KODE SCRIPT BEBERAPA RADIO AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH 


Bila sobat mempunyai situs atau blog sendiri,sobat bisa menambahkan witged radio radio online di situs atau blog sobat  tersebut.dengan adanya radio streaming online di blog sobat dapat memberikan kesan menarik dan mempercantik blog sobat.dan dapat membikin betah para pengunjung dengan mendengarkan sajian acara-acara yang disuguhkan oleh radio radio online tersebut.bila sobat berminat caranya sangatlah gampang,cukup mengcopy paste kode HTMLnya pada blog sobat.dan hasilnya akan terlihat seperti yang ada di sebelah kiri blog kesayangan kita ini.
berikut kode HTMLbeberapa radio Ahlussunnah wal jamaah yang sudah berhasil kami himpun.

Radio Al Hidayah FM 107.6 MHz Surakarta

<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://alhidayah.pasar.tv:7930" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>




Radio Himmah FM Hadlramaut Yaman


<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://radiohimmahfm.serverroom.us:7744" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>




Radio QU 98.5 FM Cirebon



<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://stream.radioquonline.com:7042" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>


Radio Dakwatul Musthofa (DAMU) FM 107.1 MHz Lamongan


<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://115.124.92.99:8724" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>

Radio RAS (Radio Alaikassalam) FM Jakarta


<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://stream.rasfmjakarta.com:8000" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>


Radio MQ FM Bandung


<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://125.160.17.86:8022" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>


Radio Silaturahmi (Rasil) FM Bekasi


<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://203.153.218.211:8094/stream" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>


Radio Madina FM Masjid AgungJami Kota Malang


<embed src='http://www.shoutcast.com/media/popupPlayer_V19.swf?stationid=http://yp.shoutcast.com/sbin/tunein-station.pls?id=80159&play_status=1' quality='high' bgcolor='#ffffff' width='398' height='104' name='popupPlayer_V19' align='middle' allowScriptAccess='always' allowFullScreen='true' type='application/x-shockwave-flash' pluginspage='http://www.adobe.com/go/getflashplayer' ></embed>

Radio Wadah Dakwah Islam (WADI) FM Bogor

<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://www.wadi.pasar.tv:7972/" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>


Radio IMSA (Radio Komunitas Muslim Indonesia di Amerika)


<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://radio1.imsa.us:8274/" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>

Radio Sarkub FM


<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://103.28.148.18:8784/listen.pls" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>

Radio ASWAJA FM Ponorogo



<embed style="margin-top: 0px;" pluginspage="http://www.microsoft.com/Windows/Downloads/Contents/Products/MediaPlayer/" autostart="true" displaysize="0" showstatusbar="1" type="application/x-mplayer2" src="http://66.85.140.101:10190" name="RAOCXplayer" allowscriptaccess="never" height="70" width="300"></embed>


Jumat, 25 Mei 2012

Pernyataan sikap FPI tentang Lady gaga

Pernyataan Sikap Front Pembela Islam (FPI) tentang Lady GaGa untuk Disampaikan kepada Pemerintah dan DPR RI.



  1. Penolakan FPI terhadap Konser Lady GaGa BUKAN HANYA terbatas pada persoalan PAKAIAN, tapi juga menyangkut lirik lagu, symbol, gaya, karakter dan ideologi sebagai pemuja iblis.
  2. FPI menolak usulan Lady GaGa “TAMPIL DENGAN SYARAT” karena tidak ada jaminan Lady GaGa tidak melanggar syarat. BUKTINYA, pada 21 Mei 2012, di Philipina, Lady GaGa langgar syarat dengan menyanyikan 2 lagu yang dilarang, yaitu ”Judas” dan “Born This Way” yang disebut sebagai lagu bagi kalangan gay. Ketika ditegur TIM SENSOR, dia menjawab “Aku bukan mahluk Pemerintah Anda di Manila” artinya, dia tidak mau tunduk kepada hukum dan aturan Philipina.
  3. Langkah Kapolda Metro Jaya yang menolak memberi izin Konser Lady GaGa sudah sesuai prosedur dan sudah sesuai wewenangnya, sehingga pihak mana pun tidak boleh INTERVENSI ke dalam wewenang Polri, termasuk Presiden dan DPR RI sekalipun.
  4. FPI prihatin bahwa persoalan Lady GaGa yang sebenarnya cukup diselesaikan di tingkat Polda, namun dibesar-besarkan hingga mau diangkat ke tingkat Rapat Kabinet dan sidang DPR RI. Sungguh memalukan!.
  5. Pihak promotor dan panitia acara Konser Lady GaGa telah melakukan PENIPUAN terhadap masyarakat, karena sudah nekat jual tiket, padahal belum mengantongi izin penyelenggaraan dari Polri, maka mereka harus diproses secara hukum.
  6. Di Cina yang negara komunis saja tegas menolak Lady GaGa, mestinya Indonesia yang berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa tampil LEBIH TEGAS untuk menolak Lady GaGa.
  7. FPI mengingatkan, bahwa Indonesia negara berdasarkan KETUHANAN bukan KESETANAN, dan berdasarkan KEMANUSIAAN bukan KEBINATANGAN, karenanya Pemerintah dan DPR RI wajib menjaga dasar negara tersebut dan tidak memberi kesempatan apalagi membiarkan untuk dilanggar siapa pun.
  8. FPI menyesalkan sikap segelintir tokoh dengan MENGATAS-NAMAKAN ISLAM untuk merestui Konser Lady GaGa dengan berbagai dalih seperti wewenang Pemerintah, anti kekeraasan, umat Islam tidak akan terpengaruh atau usulan dengan syarat dan lain sebagainya.
  9. FPI menyerukan Pemerintah dan DPR RI untuk melarang penyebaran paham-paham SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme) yang dengan dalih HAM dan KEBEBASAN selalu berupaya merusak akidah, syariat dan akhlak.
  10. FPI menyerukan segenap komponen bangsa INDONESIA untuk merapatkan barisan dan menyatukan seluruh potensi dalam membela agama, bangsa dan negara dari serangan LIBERAL, kapan saja dan dimana saja.

Demikian pernyataan sikap ini dibuat, agar menjadi bahan pertimbangan Pemerintah dan DPR RI demi kehormatan dan martabat bangsa Indonesia.





Jakarta, 1 Rajab 1433 H / 22 Mei 2012 M


DPP Front Pembela Islam (FPI)


Habib Muhammad Rizieq Syihab

Aksi pemanasan tolak Lady gaga

Sekjen FUI 
Massa FUI sedang melakukan demo
 Ribuan massa yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) melakukan demo menolak konser Iblis Lady Gaga. Penolakan itu dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, diawali dengan menggeruduk Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, di Jalan Merdeka Barat.

Perwakilan massa FUI sempat diterima oleh pihak Menkopolhukam yaitu Brigjen Heru Winarko untuk menyampaikan beberapa aspirasi.

“Kita menyampaikan keberatan atas pernyataan Menkopolhukam yang cenderung mendukug Lady Gaga, agar disampaikan kepada menkopolhukam, dan mudah-mudahan mau sadar, segera mengoreksi diri,” kata sekjen FUI, Ustadz Muhammad Al Khaththath seusai keluar dari gedung Menkopulhukam, Jakarta, Jum’at (25/5).

Lanjut Ustadz Khaththath, Menkopolhukam yang merupakan representasi pemerintah seharusnya seperti dijelaskan didalam kitab al ahkam as-sulthoniyah menjaga agama (Dien) seperti aqidah dan akhlak rakyatnya.

“Jika pemerintah tidak mau menjaga Dien rakyatnya, berarti pemerintah tidak menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mendesak agar pemerintah menjalankan tugasnya dengan baik berupa penjagaan aqidah, ibadah dan akhlak rakyatnya.

“Kami minta pemerintah menolak Lady Gaga sebagai bentuk penjagaan dien rakyatnya,” lontar Ustadz Khaththath.

Humas FUI, Ustadz Bernard Abdul Djabar, di sela-sela demo mengatakan pihaknya meminta agar Menko Polhukam Djoko Suyanto tidak mendukung pelaksanaan konser Lady Gaga dengan syarat apapun.

Usai berunjukrasa di depan kantor Kemenko Polhukam, massa FUI yang terdiri dari sejumlah elemen seperti Front Pembela Islam (FPI), Majelis Mujahidin, Persatuan Pesantren Islam (Persis), dan Gerakan Reformis Islam (Garis), bergerak ke kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat, Polda Metro Jaya, dan Mabes Polri.

"Kami tak hanya tolak konsernya tapi juga tolak pakaiannya, tolak lirik lagunya, simbol, gaya, serta karakter dan idielogi sebagai pemuja iblis," ucap seorang anggota FPI setibanya di Polda Metro Jaya, dalam orasi singkatnya.


FUI di Polda Metro Jaya
Usai berorasi kurang lebih 10 menit, ribuan massa FUI meninggalkan Polda Metro Jaya dan langsung menuju ke Mabes Polri.

Tak hanya itu, massa FUI juga mendukung sikap Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab yang tidak merekomendasi konser Lady Gaga.

"Langkah Kapolda Metro Jaya yang menolak merekomendasi sudah sesuai dengan prosedur dan wewenangnya, sehingga pihak mana pun tidak boleh intervensi ke dalam wewenang Polri, termasuk Presiden dan DPR RI sekalipun," tegasnya.

Dalam aksi tersebut, ketua Taruna Muslim menjelaskan dalam orasiya bahwa aksi tersebut masih gladi resik dan info kepada umat untuk menyambut aksi yang lebih besar pada tanggal 1 Juni 2012.

“Aksi ini merupakan pemanasan dan khabar kepada Umat untuk aksi yang lebih besar menolak setan Gaga,” terang Alfian Tanjung.

Setibanya di depan Gedung Barhakam Markas Besar Polri, massa kembali menggelar orasi penolakan terhadap konser Lady Gaga.

Mereka juga mengusung beberapa poster bergambar Lady Gaga yang dicoret wajahnya. Di bawah gambar itu tertulis "Lindungi Aku dari Godaan Setan Gaga yang Terkutuk".

"Katanya nasionalis, tapi rupanya lebih memilih Lady Gaga. Tolak Lady Gaga. Dia lebih cenderung untuk membela orang asing yang membuat kemaksiatan. Katanya kita harus nasionalisme, tapi ada yang membela Lady Gaga. Lady Gaga antek-antek kemungkaran," teriak seorang orator.

Massa FUI di Mabes Polri
Dalam aksi tersebut, hujatan dan celaan kepada pendukung Lady Gaga, tak kurang dilontarkan, Massa melakukan hal tersebut, karena kelompok pendukung Lady Gaga sudah tidak rasional dan mengada-ada.

"Ada orang yang ngakunya orang liberal yang sok bela Lady Gaga. Lu nantang gue pukul. Lu jual, gue borong. Siap borong di Senayan kawan-kawan," seru orator yang disambut oleh massa.

Perwakilan FUI juga diterima pihak kepolisian untuk menyampaikan aspirasi terkait penolakan terhadap konser Lady Gaga. Hasil dari pertemuan tersebut nampaknya belum begitu memuaskan.

“Ada kabar baik, tapi kita tidak bisa senang lebih dulu, karena Mabes Polri masih galau. Walaupun Mabes Polri menyatakan belum memberikan izin kepada promotor, tapi satu saat, satu detik, satu menit, satu jam, satu hari, satu minggu. Ini memang merupakan satu hal yang belum pasti,” ungkap Ustadz Bernard Abdul Jabbar.

Rencana duduki Gelora Bung Karno

Dijelaskan lebih jauh oleh Ustadz Al Khaththath, FUI mendukung sikap Polri untuk menolak kehadiran Lady Gaga  ke tanah Air, FUI merencanakan akan membubarkan konser tersebut dengan mencegah konser berlangsung sejak tiga hari sebelum acara berlangsung, dengan menginap di lokasi acara.

“Untuk mendukung langkah tersebut kami siap menginap di Gelora Bung Karno selama tiga hari,” tuturnya.

Tambah Ustadz Khaththath, FUI masih memonitor situasi, jika Lady Gaga tidak jadi datang maka FUI akan membatalkan aksi menginap tersebut. Namun jika jadi datang, FUI akan bergerak tanggal 1 Juni 2012 menghadang konser tersebut agar tidak berlangsung.

“Sebab jika tidak dicegah kemaksiatan yang dilakukan setan besar Lady Gaga, saya khawatir Allah mengirim azab kepada bangsa Indonesia,” terangnya.

Massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 17.00 sore, sebagian besar massa pulang ke rumahnya masing-masing dengan kendaraan bermotor. ( http://arrahmah.com )

Jumat, 18 Mei 2012

Lady gaga tercancam gagal manggung di Jakarta

Lady gaga "pemuja setan"
Lady gaga tercancam gagal manggung di Jakarta setelah dituduh menyebarkan "Ajaran Setan"oleh kelompok Islam garis keras.
kelompok-kelompok fundamentalis di indonesia menganggap penyanyi ini terlalu "vulgar" dan tidak senonoh.
mereka percaya ia akan merusak generasi bangsa,yang memiliki populasi muslim terbesar didunia.dan polisi pun telah mendukung mereka dengan tidak memberikan ijin untuk Lady gaga menggelar konser di ibukota Jakarta.


52.000 kursi telah ludes terjual untuk pertunjukan 3 Juni 2012.termasuk pertunjukan terbesar dalam 2 jam.tapi penggemar merasa kecewa dan marah.
  Bahkan beberapa ormas Islam garis keras mengancam akan menggunakan kekerasan untuk mencegah penyanyi berusia 26thn ini apabila menginjakkan kakinya di indonesia.
  Habib Salim Alatas dari FPI mengatakan "Dia tidak boleh menyebarkan ajaran setan disini, gayanya yang kurang sopan,pakaianyya yang seksi dan tidak senonoh akan menghancurkan moral anak-anak bangsa ini.dia hanya menggunakan celana dalam dan bra ketika bernyanyi dan dia bahkan mengatakan bahwa dia utusan anak setan".
  Mariska renata yang sudah membeli tiket mengatakan "saya sangat kecewa,kita cukup dewasa untuk memisahkan nilai-nilai moral serta seni dan budaya kita sendiri"
  Promotor menolak untuk memberikan komentar tentang hal ini,dan belum jelas apakah konser ini bisa digelar di kota lain.(sumber http://www.thesun.co.uk)