Read more: http://pkt-studio.blogspot.com/2012/03/untuk-mencari-tutorial-cara-membuat.html#ixzz1yd6Hmdnt
Read more: http://pkt-studio.blogspot.com/2012/03/untuk-mencari-tutorial-cara-membuat.html#ixzz1yd6T3ElW

Rabu, 05 September 2012

Alhamdulillah, Setelah Ikhwan Berkuasa Stasiun TV Mesir Mulai Cabut Larangan Berjilbab

Stasiun televisi Mesir telah mencabut larangan selama beberapa dasawarsa bagi perempuan berjilbab untuk menjadi pembaca berita, yang telah dilarang oleh rezim-demi-rezim yang sekuler.

Dengan mengenakan jilbab berwarna krim dan jas warna gelap, Fatma Nabil tampil pada Ahad (2/9/2012) untuk membacakan buletin berita pukul 12.00. Stasiun TV resmi Mesir menyatakan itu adalah penampilan pertama oleh seorang perempuan dengan rambut tertutup sejak stasiun TV itu didirikan setengah abad lalu.

Larangan atas perempuan pembaca berita yang memakai jilbab telah lama dikecam oleh pegiat hak asasi manusia sebagai pelanggaran terhadap kebebasan pribadi --terutama di negara tempat mayoritas perempuan menutup kepala mereka.

Namun, itu adalah tindakan paling akhir oleh pemerintah di bawah tokoh baru Islam, Presiden Muhammad Mursi, untuk melakukan perubahan besar di media yang dikuasai negara, demikian laporan Al Jazeera sebagaimana dikutip IINA.

Baru beberapa pekan sebelumnya, Majelis Tinggi Parlemen, atau Dewan Syura, yang didominasi tokoh Islam, memutar redaktur media pemerintah dan kebanyakan dari 50 orang yang baru diangkat berasal dari kubu Islam atau sekutu politik mereka.

Atas kebijakan ini, serikat wartawan Mesir telah menuduh kelompok asal Mursi, Ikhwanul Muslimin, berusaha menjadikan media sebagai corongnya.

Banyak warga Mesir khawatir Mursi dan Ikhwanul Muslimin, yang tangguh dan dulu dilarang serta dihukum di bawah rezim lama, akan memberi prioritas pada kepentingan tokoh Islam dengan mengorbankan pembaruan pada birokrasi yang tidak efisien atau keperluan mendesak seperti krisis ekonomi serta kemiskinan yang meluas.

Pejabat TV Muhammad Fathi mengatakan kemunculan Fatma Nabil akan mendorong banyak perempuan lain yang ingin memakai jilbab tapi sebelumnya takut kehilangan pekerjaan mereka. Fatma Nabil telah bekerja selama satu tahun di jaringan TV Ikhwanul Muslimin, Misr 25, setelah ia dilarang oleh TV resmi tampil mengudara sebab ia memakai jilbab.

Dengan terpilihnya Mursi dan pengangkatan Salah Abdel-Maksoud dari Ikhawanul Muslimin sebagai Menteri Penerangan baru, Fatma Nabil mengatakan ia diberi "lampu hijau" untuk kembali ke TV negara.

"Sekarang standard tak memiliki hubungan dengan jilbab, yang menjadi pilihan pribadi, tapi semuanya berkaitan dengan intelektual dan keahlian profesional," katanya.

Stasiun televisi milik negara, yang memiliki hampir 40.000 staf, termasuk di antara tempat pegawai negeri terbesar di negeri itu. Stasiun televisi tersebut telah lama dikaitkan secara erat dengan elit yang berkuasa dan dirundung korupsi.

Stasiun televisi itu menderita karena pemirsanya sedikit akibat kurangnya standard profesional dan program menarik. Di bawah pemerintah otoriter mantan presiden Hosni Mubarak, yang terdepak dalam protes tahun lalu, wanita pegawai TV yang memakai jilbab diminta melakukan pekerjaan di belakang kamera. Sebagian dari mereka mengajukan tuntutan terhadap kebijakan tersebut dan menang, tapi Kementerian Penerangan yang dikuasai oleh orang yang setia kepada rezim mengabaikan putusan itu dan tetap saja menerapkan larangan.

Mayoritas perempuan Muslimah Mesir mengenakan sejenis penutup kepala --mulai dari syal gaya sampai penutup muka penuh, atau niqab.(suara islam)

Asrama Putri Ponpes Musthafawiyah Terbakar

Sebanyak enam ruang Asrama Putri Pondok Pesantren (Ponpes) Musthafawiyah,  Purba Baru, Mandailing Natal (Madina), sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (4/9) terbakar. Akibat kebakaran tersebut, seluruh isi dari enam ruangan Asrama Putri itu, tidak dapat diselematkan. Pasalnya, saat terjadinya kebakaran, para santri sedang melakukan kebersihan di luar areal Ponpes Purba Baru. Empat unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Madina, dikerahkan memadamkan api, namun akibat besarnya kobaran api, di ruang Asrama Putri tesebut, susah dipadamkan.

Amukan api dalam ruangan asrama, memaksa mobil  pemadam berkali-kali mengisi ulang air, sejumlah warga dan santri juga turut membantu, untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Sampai berita ini dikirimkan, belum diketahui pasti penyebab kejadian tersebut, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat dari arus pendek, kerugian dari akibat dari kebakaran ini belum bisa dipastikan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Salah seorang santri Ponpes Purba Baru yang berhasil dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan, tiba-tiba mereka melihat asap tebal sudah menyelimuti asrama santri yang pada waktu itu mereka sedang melakukan kebersihan di luar Ponpes.

“Ketika kita sedang asyik melakukan kebersihan di luar areal Ponpes Purba Baru ini, tiba-tiba kita melihat asap tebal mengepul keudara sehingga seluruh isi dari enam ruangan asrama putri tersebut hangus ludes di lalap si jago merah,” ujar Aminah.

Melihat asap tebal yang mengepul ke udara seluruh santri yang ada di Ponpes tersebut spontan berhamburan untuk memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api tidak dapat dipadamkan.

“Beruntung mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Madina, cepat datang untuk membantu warga dan santri untuk memadamkan api, kalau tidak pasti api akan menjalar ke ruang asrama yang lainnya,” katanya.

Kebakaran tersebut, membuat panik para orangtua murid, sehingga sejumlah orangtua murid mendatangi Ponpes Purba Baru untuk memastikan keadaan anak mereka, sejumlah santriwati beserta orangtua murid mencari barang-barang yang masih bisa dipergunakan.

Seperti yang disampaikan salah seorang orangtua santri yakni Ny Asni dari Panyabungan mengatakan, begitu mengetahui asrama Ponpes Purba Baru terbakar saya langsung mendatangi Ponpes untuk melihat keadaan anak saya.

“Saya bersyukur kepada Allah SWT, karena barang-barang anak saya, masih bisa diselamatkan, saya mendapatkan telepon dari seseorang yang mengatakan bahwa asrama putri Ponpes Purba Baru terbakar, mendengar kejadian tersebut saya langsung mendatangi Ponpes untuk melihat kondisi anak saya,” katanya (medan bisnis)

Selasa, 14 Agustus 2012

Hadiah pahala menghatam Al-Quran

Al-Qur'anul Karim
Diceritakan bahwa pada suatu malam seorang alim telah bermimpi.Dalam mimpinya itu dia melihat ahli-ahli kubur sedang keluar dari kubur masing-masing.Mereka sedang  sibok mengutip sesuatu.tapi tidak diketahui apa yang mereka dikutip.
Tiba-tiba terlihat seorang ahli kubur yang sedang duduk diam tanpa ikut mengutip seperti ahli kubur yang lain.lalu dia medekati ahli kubur yang satu ini untuk bertanya.
"Apa yang mereka kutip itu ?"
 
 "O ...mereka sedang mengutip pahala yang dihadiahkan oleh ahli keluarga mereka di dunia yang terdiri dari pahala bacaan Al Quran,sedekah dan doa."
"Mengapa engkau tidak ikut mengutip bersama mereka ?"
"Aku kaya,tidak perlu berbuat seperti mereka."
"Kaya dengan apa ?"
"Dengan hataman Al quran setiap hari yang dibaca oleh anakku dan kemudiannya pahalanya dihadiahkan kepadaku."
"Dimana anakmu itu ?"
"Dia berjualan di pasar."
Tidak berapa lama lelaki alim tersebut terjaga dari tidurnya lelaki alim itu mengingati mimpinya yang sangat menarik.Pada esok harinya dia pergi kepasar yang dimaksudkan utk membuktikan kebenaran mimpinya.Setelah mencari ke sana kemari beliau melihat seorang pemuda sedang berjualan.bibir pemuda itu senantiasa bergerak2 tiada berhenti2 walaupun sedang sebuk melayani pelanggan apalagi kalau sedang tidak berbuat sesuatu.
Orang alim yang bermimpi tersebut mendekati si pemuda untuk menanyakan sesuatu.
"Hai pemuda,mengapa aku lihat bibirmu tiada hentinya bergerak2 ?" tanya lelaki alim.
"Aku membaca Al Quran (sampai khatam) dan menghadiahkannya kepada ayahku yang sudah meninggal dunia." jawabnya.
 
 Setelah merenungi apa yang dikatakan si anak itu barulah lelaki alim itu percaya  bahwa mimpinya betul dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
Tidak berapa lama berlalu tiba2 dia bermimpi lagi seperti yang terdahulu.Lelaki yang dahulunya tidak ikut serta berbuat sesuatu sekarang dia kelihatan mengutip2 bersama2 ahli2 kubur yang lain.
Setelah terjaga dari tidurnya lelaki alim itu mencoba mengingati semula mimpinya.Mengapa lelaki yang mengatakan dirinya kaya dahulu kini berbuat demikian.Justru dia pergi kepasar untuk melihat lelaki yang berjualan itu.ternyata beliau sudah tidak lagi berjualan.Setelah bertanya kepada orang yang mengenalinya tahulah bahwa pemuda tersebut sudah meninggal dunia.moga jadi pelajaran bagi kita semua.Amin.
 

Senin, 13 Agustus 2012

Menjaga kesucian Ramadhan atraksi Barongsai dan Liong dilarang tampil di Aceh

Demi menghormati bulan Ramadan, Pemerintah Kota Banda Aceh melarang atraksi barongsai dan liong yang direncanakan turut memeriahkan acara Tujuh Tahun Perdamaian Aceh .
Pelarangan itu juga merujuk pada Seruan Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh poin 9 dan 10 yang menyatakan warga non Islam dan berdomisili di Aceh agar menghormati pelaksanaan ibadah puasa.
Sejatinya, pertunjukan khas warga Tionghoa ini akan digelar pada 13-15 Agustus 2012. Namun akibat adanya larangan tersebut, pertunjukan budaya yang digelar Jaringan Masyarakat Sipil untuk Perdamaian itu ikut tertunda. Larangan itu dikeluarkan Pemerintah Kota Banda Aceh melalui surat No 450/0892 tertanggal 10 Agustus 2012, yang ditandatangani oleh Plt Walikota Banda Aceh Teuku Saifuddin TA.
Dalam surat itu, Plt Walikota menyatakan, penampilan liong dan barongsai bertentangan dengan Seruan Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah poin 9 dan 10. Dalam seruan itu disebutkan, warga yang bukan beragama Islam dan berdomisili di Aceh agar menghormati pelaksanaan ibadah puasa.  
Tak ayal, Jaringan Masyarakat Sipil untuk Perdamaian memprotes keputusan Plt Walikota Banda Aceh T Saifuddin T.A. tersebut. Mereka menilai larangan ini aneh. Sebab sebelumnya, Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal menyatakan mendukung pertunjukan budaya etnis Tionghoa itu dalam memperingati perdamaian Aceh.
"Anehnya, saat iIbu Illiza tidak di tempat, Sekda Banda Aceh mengeluarkan surat penundaan kegiatan, hanya karena ada kegiatan pagelaran liong dan barongsai," kata Ketua Panitia Kegiatan Kampanye Perdamaian Azriana dalam konferensi pers di kantor Jaringan Masyarakat Sipil untuk Perdamaian, Minggu (12/8) sore dikutip acehkita.com.
Selain menampilkan liong dan barongsai, kampanye perdamaian juga akan diisi dengan pementasan rapai Pase, seudati, dan sejumlah kesenian tradisional lainnya, selain bazar, pasar murah, mimbar harapan, senin rebana, hikayat perdamaian, dan tausiyah Ramadan (arrahmah)

Sabtu, 11 Agustus 2012

Presiden Thein Sein: Konflik Myanmar Hanya Tewaskan 77 Orang

Presiden Myanmar Thein Sein menyebut konflik di Rohingya hanya menewaskan 77 orang. 33 Orang korban dari Rakhine (Budha) dan 46 orang Muslim Rohingya, yang disebutnya sebagai orang Bengali. 

Seperti dirilis media Myanmar, "New Light of Myanmar", Thein Sein juga mengaku kecewa dengan pemlintiran informasi oleh media. "Gambar-gambar genosida menyebar dalam insiden internet menunjukkan di negara lain, meyakinkan pemirsa bahwa hal-hal itulah yang terjadi di Myanmar," tulis "New Light of Myanmar", Kamis (9/8/2012).

Thein Sein mengatakan bentrokan kekerasan yang menelan korban jiwa antara para penganut ajaran Budha dan Muslim di negara bagian Rakhine, Myanmar, tidak ada hubungannya dengan ras atau agama.

Pemimpin junta militer itu mengeluarkan pernyataannya tersebut saat menjamu Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu, yang berada di negara itu untuk menawarkan bantuan bagi puluhan ribu orang yang terpaksa mengungsi akibat konflik itu.

Thein Sein mengatakan, kerusuhan itu dipicu pembunuhan sadis terhadap seorang perempuan dan keinginan untuk membalas dendam terhadap pelaku kejahatan itu.

Menurut data resmi, kekerasan sektarian antara Muslim Rohingya  dan penganut ajaran Budha di Rakhine telah menewaskan puluhan orang sejak akhir Mei. Namun, sejumlah kelompok HAM dan laporan media kemungkinan telah mengungkapkan angka lebih tinggi.

Thein sein mengklaim, selain hanya 77 orang saja yang tewas, konflik di Rohingya juga cuma mengakibatkan 100 orang korban luka-luka, 4800 rumah rusak. Sementara serangan pembakaran hanya mengakibatkan 60.000 orang kehilangan tempat tinggal. Angka ini berbeda jauh dengan data yang dikeluarkan UNHCR. Lembaga PBB yang mengurusi pengungsi itu menyebut 80.00 orang telah menjadi pengungsi.

Rabu, 01 Agustus 2012

Cina larang kaum Muslim di Xinjiang shaum di bulan Ramadhan

Otoritas Cina di wilayah timur laut, Xinjiang, telah melarang para pejabat dan pelajar Muslim untuk menunaikan shaum selama bulan suci Ramadhan, dan memicu sejumlah kelompok HAM memperingtkan kemunculan kekerasan baru di Cina.
Kebijakan yang diposting di situs pemerintah ini banyak meminta para pemimpin Partai Komunis untuk membatasi kegiatan Islam selama bulan suci, termasuk puasa dan mengunjungi masjid.
Xinjiang adalah rumah bagi sekitar sembilan juta orang Uighur, yang berbahasa Turki yang, etnis minoritas sebagian besar Muslim. Banyak dari mereka menuduh para penguasa Cina melakukan penganiayaan agama dan politik.
Wilayah ini telah diguncang oleh kekerasan etnis yang terus berulang, tetapi Cina membantah klaim bahwa pihaknya melakukan tindakan represif terhadap Muslim Uighur yang minoritas dan selalu menjadi bulan-bulanan penyerangan rasial Cina Han.
Sebuah pernyataan dari pemerintah distrik Kashgar kota Zonglang di Xinjiang mengatakan bahwa "komite daerah telah mengeluarkan kebijakan komprehensif untuk menjaga stabilitas sosial selama periode Ramadhan."
"Kebijakan ini berisi larangan bagi kader Partai Komunis, para pejabat sipil (termasuk mereka yang sudah pensiun), serta siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan Ramadhan."
Pernyataan itu mendesak para pemimpin partai untuk membawa "hadiah" berupa makanan bagi para pemimpin desa setempat untuk memastikan bahwa mereka makan selama bulan Ramadhan.
Selain itu, kebijakan tersebut pun menentukan agar pihak sekolah untuk memastikan para siswanya tidak masuk masjid selama bulan Ramadhan.